Bahan Peran Pemerintah Dalam ADM Pembagunan

Asumsi dasar yang digunakan dlm membahas pentingnya pembangunan  ADM dlm rangka pembanguna nasional à  bahwa dominannya peranan dan fungsi pemerintah dlm keseluruhan kegiatan penyelenggaraan pembangunan nasional

Keberhasilan pembangunan nasional pada tingkat ditentukan oleh pemerintah dgn seluruh jajarannya memainkan peranan dan fungsinya yang bermuara pada pelaksanaan yg efeksien dan efektif

PEMIKIRAN – PEMIKIRAN YG AKAN DI BAHAS

  • Langkah – langkah dan peranan pemerintah dlm Adm pembangunan
  • Pemahaman paradigma baru adm negara
  • Pembinaan institusional
  • Pentingnya peningkatan kinerja
  • Pemgembangan & pemeliharaan citra

LANGKAH – LANGKAH DALAM ADM PEMBANGUNAN

Ciri – ciri kegiatan pembangunan à dilaksanakn secara sadar komprehensif terencana bertahap dan berkesinambungan

9 LANGKAH TEPAT ADM PEMBANGUNAN

  • Penumbuhan motivasi untuk membangun
  • Perumusan dan pengambilan keputusan politik
  • Peletakan dasar hukum
  • Perumusan rencana pembangunan nasional
  • Merinci rencana menjadi program kerja
  • Penentuan proyek2 pembangunan
  • Implementasi kegiatan pembangunan
  • Penilaian hasil2 yg dicapai
  • Penciptaan dan penggunaan suatu sistem feedback
  • Penumbuhan motivasi à suatu gejala sosial yg sering tampak dilingk masyarakat miskin atau terbelakang à persepsi bahwa “ letak pengendalian kehidupan seseorang ” ( life’s locus of control) tidak terletak dlm diri org yg bersangkutan melainkan diluar  dirinya    ( takdir)
  • Persepsi seperti itu berakibat pd ‘sikap’ menerima yg kondusif utk merubah ‘nasib’ dgn kt lain rakyat sering tidak termotivasi utk memperbaiki hidupnya

PERUMUSAN & PENGAMBILAN KEPUTUSAN POLITIK

  • Dlm suatu negara yg menganut paham demkrasi pengambilan keputusan politik merupakan fungsi lembaga legislatif ( DPR) when politik ends adm begin
  • Keterlibatan government dlm perumusan dan pengambilan keputusan politik tidak bisa di pisahkan krn berbagai pertimbangan lain :

–        Pemerintah memiliki berbagai jenis informasi sbg salah satu bahan masukan yg tdk dimiliki oleh pihak manapun

–        Hannya pemerintahlah yg memiliki aparat yg menjangkau seluruh wilayah

–        Pada akhirnya pemerintah harus mempertanggung jawabkan tindakan operasional yg dilakukannya kpd rakyat.

PELETAKAN DASAR HUKUM

  • Dalam rangka pelaksanaan keputusan Politik yang telah diambil Pemerintah mutlak perlu mengambil langkah peletakan dasar hukum sbb :
    • Menentukan, menggarap dan mobilisasi dana terutama dalam bentuk berbagai jenis pajak
    • Peruntukan lahan misalnya untuk daerah pemukiman, industri, pertanian dan kawasan yang dilindungi
    • Perlakuan terhadap investor asing seperti menyangkut bidang2 perekonomian yang boleh dan tidak boleh dimasuki, keharusan memperkerjakan tenaga lokal, keharusan menanamkan kembali sebagian peruntungan yang diperoleh,
    • Peraturan2 yg menjamin tidak adanya kegiatan2 yg tdk berdasarkan dasar hukum

PERUMUSAN RENCANA PEMBANGUNAN NASIONAL

  • Pembangunan nasional merupakan upaya negara dlm rangka pencapaian tujuan akhir.
    • Ciri PRPN à

–       Komprehensif

–       Konsisten

–       Sitemmatik

–       Programatik

–       Dan berkelanjutan

  • Perlu di ingat bahwa merencanakan berarti mengambil keputusan sekarang ttg hal2 yg akan dikerjakan di masa depan.
  • Untuk itu perlu Anlisis SWOT guna mendukung & utk ketepatan suatu rencana.
  • Dalam SWOT ada 3 kt kunci utk sebuah perencanaan à
    • Kekuatan
    • Kelemahan
    • Peluang
    • Ancaman

PENENTUAN DAN PERUMUSAN PROGRAM KERJA

  • Dari teori ilmu adm dan menejement diketahui bahwa manusia memiliki berbagai jenis dan bentuk keterbatasan. contoh:
    • Kekurang mampuan memprediksikan masa depan secara tepat, bahkan sering terdengar ungkapan yg mengatakan bahwa satu2nya kepastian di dunia ialah ketidak pastian
  • Dilihat dari teori adm pembangunan inilah yg menjadi dasar penyusunan program kerja atau bahwa penyusunan program kerja juga merupakan upaya utk lebih memahami sikon jenis dan bentuk masa depan sehingga ketidakpastian berkurang

PENENTUAN BERBAGAI PROYEK PEMBANGUNAN

  • Semua organisasi termasuk dlm lingkungan pemerintahan mempunyai berbagai kegiatan yg sifatnya rutin, contoh:
    • Pemberian pelayanan tertentu dlm masyarakat (puskesmas dsb)
  • Dalam rencana pembangunan nasional dan program kerja berbagai kegiatan yg akan dilakukan dlm bentuk proyek yg ditentukan pd umumnya mengandung unsur2 :
    • Bentuknya
    • Lokasinya
    • Dana dan daya yg dialokasikan
    • Satker penanggung jwb utamanya
    • Sasarannya
    • Hasil
    • Pemanfaatan
  • Penentuan proyek pembangunan mutlak perlu mendapat perhatian krn 3 pertimbangan utamaà
    • Menurut pengamatan dan penilitian baqnyak pihak sering tdpt kecendrungan birokrasi pemerintahan utk memproyekkan sesuatu kegiatan yg sesungguhnya merupakan kegiatan rutin (pendapatan PNS dan karyawan swasta)
    • Berbagai proyek pembangunan dilaksanakan sendiri oleh pemerintah dgn bbg argumentasi(dlm hubungan dgn pemasok bahan sehingga dari mutu,harga benar2 dpt dipertanggung jwbkan
    • Tdk sedikit proyek pembangunan yg diserahkan kpd pihak lain utk melaksanakannya(tender)
  • Penekanan ini sangat penting krn dpt menyebabkan pemborosan yg sangat besar

IMPLEMENTASI RENCANA DAN PROGRAM KERJA

  • Terdapat semacam rumus dlm ilmu adm dan manejement yg mengatakan bhw ujian terakhir dlm proses kegiatan organisasi terletak pd implementasi
  • Bukanlah hal yg mustahil bahwa misi,strategi,rencana dan program kerja yg telah dirumuskan secara tepat tdk dpt dilaksanakan secara efisien dan efektif krn:
    • Terlalu idealistis
    • Standart hasil kerja to hight
    • Timbulnya suatu penghalang
  • Oleh krn itu harus ditentukan jg instrumen pengukur efisiensi,efektifitas dan produksifitas kerja
  • (self monitoring)

Pentingnya sistem penilaian

  • Teori menekankan bahwa dr penilaian yg objektif,rasional dan berdasarkan kriteria yg tlh di tetapkan sblmnya dlm rencana akan diketahui :
    • Hasil yg dicapai melebihi target dan standart yg tlh ditentukan
    • Hasil yg dicapai sekedar sesuai dgn harapan
    • Kurang dari yg diharapkan
  • Jika hasil yg dicapai berupa keberhasilan hal tsb dijadikan sbg motivasional
  • Apabila pelaksanaan tdk membuahkan hasil akan menjadi hambatan dan harus diteliti faktor2 penghalang utk disingkirkan
  • Faktor2 penghalang perlu dikenali secara cepat krn dpt bersifat organisasional,managerial,kurangnya pengetahuan dan keterampilan atau keprilakuan

Pentingnya mekanisme umpan balik (feedback )

Karena adm termasuk adm pembangunan merupakan proses salah satu ciri pokoknya ialah berkesinambungan

Kesimpulan à langkah2 yg di tempuh dlm ADM & Management sudah cukup tepat&baik akan tetapi faktor umpan balik sangat perlu karna :

–        Agar tidak timbul rasa puas yg berlebihan untuk menhindari sifat Arogansi baik umum&personal

–        Keberhasilan lebih di tingkatkan lagi karna hasil yang di capai mungkin sudah optimal tetapi belum tentu maksimal yang lebih peting umpang balik akan terlihat dalam hal kekurang berhasilan

DENGAN MEKANISME UMPANG BALIK DAPAT JUGA DI KETAHUI :

  1. Kelemahan yang terletak pada rumusan, misi, strategi, rencana & program kerja.
  2. Mungkin juga kelemahan bersifat organisasi yg di gunakan tdk tepat seperti dalam bentuk piramid yg berlapis2  sehinga stratifikasi & kewenangan menjadi sulit & komunikasi terdistrosi
  3. Faktor manajerial pun bisa menjadi penhalang karna pengunaan yg kurang tepat atau seorang peminpim yg lemah,  artinya seorang peminpim mengunakan satu gaya manajerial padahal yang diperlukan ialah pendekatan situasional.
  4. Pengalaman menunjukan bahwa prilaku yang disfungsional dpt timbul kalau para pelaksana tdk memiliki ketrampilan yg dituntut oleh tugas, salah satu kosekuensi nyaà mengulang tugas itu kembali
  5. Peraturan yang di tetapkan tidak jelas
  6. Prilaku disfungsional yang di sengaja oleh pihak2 yang terlibat contoh menerima suap dsb

PARADIGMA “ BARU” ADMINISTRASI NEGARA

Pembangunan Nasional menuntut para aparatur pemerintah memainkan peranan yang dominan untuk itu para pakar ADM pembangunan telah mengembangkan sejumlah paradigma baru ADM Negara.

  1. APARATUR YANG BERDAYA GUNA
  2. APARATUR YABG BERHASIL GUNA
  3. APARATUR YANG PRODUKTIF
  4. APARATUR YANG BERSIH
  5. APARATUR YANG BERWIBAWA
  6. APARATUR YANG PROFESIONAL
  7. APATUR YANG KREATIF
  8. APARATUR YANG INOVATIF
  9. APARATUR YANG TRANSPARAN
  10. APARATUR YANG TANGGAP
  11. APARATUR YANG PEKA
  12. APARATUR YANG ANTISIPATIF & PROAKTIF
  13. APARATUR YANG MEMPUNYAI VISI

APARATUR YANG BERDAYA GUNA

Paradigma ini sangat klasik tapi relevan untuk setiap organisasi termasuk organisasi pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan rutin atau pembangunan nasional, bahkan daya guna – efesiensi merupakan salah satu prinsip manajemen yang harus dipegan teguh oleh semua pihak,why?? Karna pemerintah selalu di hadapkan kepada situasi kelangkaan karena keterbatasan kemampuan menyediakan dana, daya, sarana/prasarana, SDM yang ahli & terampil

Inefisiensi dpt timbul karena prilaku negatif para pelaksana

  1. Faktor kelembgaan dpt menjadi penyebab inefesiensi jika struktur organisasi tdk tepat
  2. Prosedur kerja yang tidak jelas atau rumit
  3. Perkembangan IPTEK yang cepat tidak di ikuti oleh SDM
  4. Prilaku disfungsional

APARATUR YANG BERHASIL GUNA

Paratur yang mampu memangfaatkan dana, sarana, prasarana, & SDM yg telah di alokasikan dengan hasil yang optimal bahkan jika mungkin maksimal dalam batas waktu tertentu yang telah di tetapkan ( efektifitas à efesiensi )

APARATUR YANG PRODUKTIF

à    Produktifitas kerja pada dasarnya berarti perolehan hasil yang maksimal dengan mengunakan masukan yang minimal

à    Perlu di tekankan bahwa permasalahan produktifitas bukan semata2 karena keterbatasan, melainkan berkaitan dengan banyaknya variabel yang turut menentukan antara lain :

à    Latar belakang hidup pelaksana

à    Kemampuan ( fisik,mental,intelektual )

à    Tipe kepribadian

à    Persepsi tentang kehidupan organisasional

à    Motivasi bekerja

à    Penugasan

APARATUR YANG BERSIH

Mewujudkan aparatur yang bersih merupaka bagian integral dari kebijaksanaan umum yang ditempuh oleh suatu negara dalam menjalankan roda pemerintahan

APARATUR YANG BERWIBAWA

à    Dapat ditegaskan bahwa wibawa aparatur pemerintah tidak bersumber dari kekuasaan yang dimilikinya melainkan :Kemampuan memberikan pely yg cepat aman, dengan prosedur yang sederhana tetapi bersahabat

à    Pengetahuan yang mendalam tentang tugasnya

à    Kemahiran & ketrampilan yang tinggi dalam menyelengarakan fungsinya

à    Disegani tetapi tidak ditakuti

à    Pemilikan imformasi yang tidak dimiliki oleh pihak manapun

à    Tidak tepat apabila wibawa aparatur pemerintah diindentikan dengan kekuasaan yang dimilikinya

à    Kekuasaan melekat pada jabatan bukan pada orang nya

à    Kekuasaan itu wujud dari pendelagasian dari pemengan kekuasaan yang sebenarnya yaitu rakyat

APARATUR YANG PROFESIONAL

Keandalan Dalam Pelaksanaan Tugas Sehingga Terlaksana Dengan Mutu Yang Tinggi,Waktu Yang Tepat,Cermat & Dengan Prosedur Yang Mudah Dipahami&Diikuti Oleh Pihak Yang Bersangkutan Diperlukan Pengetahuan Yang Mendalam Tentang Seluk Beluk Tugas Dengan Segala Implikasi&Ketrampilan  Yang Memungkinkan Para Pelaksana Tugas Bekerja Dengan Baik Karna Dikuasai Berbagai Segi Teknis Yang Terdapat Dalam Setiap Tugas

APARATUR YANG KREATIF

Seorang peminpim – pelaksana harus mempunyai ide2 untuk meningkatkan produktifitas kerja

APARATUR YANG INOVATIF

Seorang pemimpin atau pelaksana mempunyai sifat untuk selalu mencari, menemukan dan mengunaka cara kerja baru,metode kerja baru,  dan teknik baru dalam tugas & pekerjaan nya

APARATUR YANG TRASPARAN

à    Paradigma ini sangat penting karena antara lain sebagai konsekuensi proses demokratisasi, masyarakat semangkin menuntut keterbukaan pemerintah ( hal yang menyakut masyarakat ) seperti dalam proses perumusan kebijaksanaan, pengambilan keputusan pengunaan dana yang dipungut dari rakyat harus trasnparansi

à    Tidak adanya tindakan pemerintah yang merugikan rakyat

à    Oknum2 dalam birokrasi yang menyalahgunakan kekuasaan

à    Prosedur perolehan haknya

à    Penegakan hukum yang tidak padang bulu

APARATUR YANG PEKA

Kemampuan melakukan diteksi secara dini terhadap berbagai hal yang terjadi & memberikan respon yang sesuai bukan peka mudah tersingung & alergi

APARATUR YANG ANTISIPATIF & PROAKTIF

Aparatur mampu mengenali sifat,jenis&bentuk perubahan yang terjadi & mengantisipasinya secara dini artinya tidak menungu sampai terjadi sesuatu baru memberikan reaksi yang diangapnya perlu.

APARATUR YANG MEMPUNYAI MISI

à    VISI : PERNYATAAN TENTANG KONDISI MASA YANG DIINGINKAN.

à    VISI BIASANYA DINYATAKAN SECARA FORMAL TETAPI UMUM DALAM ARTI TIDAK RINCI

àARTINYA PEMERINTAH ATAU SEORANG PEMIMPIN HARUS BERORIENTASI KEMASA DEPAN

Masa depan adalah produk masa sekarang. Oleh karena itu masa kini perlu dikenali dengan tepat & berdasarkan pemahaman itulah memprediksikan masa depan langkah2:

– mengenali kekuatan yang dimiliki

– memahami kelemahan

– mampu mengindentifikasi berbagai peluang yg mungkin muncul

– mampu mendeteksi  anca,man

– memiliki keberanian & kemantangan

- bersedia bekorban kenikmatan masa kini demi masa depan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: