KEMATIAN ANAK

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. LATAR BELAKANG

Yang dimaksud dengan anak (1-4 tahun) disini adalah penduduk yang berusia satu sampai menjelang 5 tahun atau tepatnya 1 sampai dengan 4 tahun 11 bulan 29 hari.

Angka Kematian Anak mencerminkan kondisi kesehatan lingkungan yang langsung mempengaruhi tingkat kesehatan anak. Angka Kematian Anak akan tinggi bila terjadi keadaan salah gizi atau gizi buruk, kebersihan diri dan kebersihan yang buruk, tingginya prevalensi penyakit menular  pada anak, atau kecelakaan yang terjadi di dalam atau di sekitar rumah  (Budi Utomo, 1985).

  1. B. PERMASALAHAN

Yang menjadi permasalahan dan yang akan dibahas pada makalah yang berjudul penuruna angka kematian bayi ini adalah sebagai berikut :

  1. Angka kematian balita.
  2. Angka kematian bayi.
  3. Tantangan
  4. Perubahan prilaku
  5. Kebijakan dan program

BAB II

PEMBAHASAN

PENURUNAN ANGKA KEMATIAN ANAK

  1. A. Angka kematian anak

Tingkat kematian anak adalah : jumlah kematian anak antara umur satu tahun dan sebelum tepat berumur lima tahun selama satu tahun per seribu anak umur yang sama pada pertengahan tahun.

Tingkat kematian anak merefleksikan kondisi kesehatan lingkungan yang langsung mempengaruhi tingkat kesehatan anak umur satu sampai kurang dari lima tahun. Tingkat kematian anak akan tinggi apabila kondisi gizi dan higiene anak buruk, serta prevalensi penyakit menular pada anak cukup tinggi.

  1. B. Angka kematian balita.

Tingkat kematian balita adalah : jumlah kematian anak usia di bawah 5 tahun selama 1 tahun per 1000 anank usia yang sama pada pertengahan tahun.

Upaya yang telah dilakukan selama ini untuk menurunkan Angka Kematian Balita (AKBA) berhasil menunjukkan perbaikan yang sangat berarti antara 1960 dan 1990. Pada 1960, AKBA masih sangat tinggi, yaitu 216 per 1.000 kelahiran hidup.1 Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan terjadinya penurunan hingga mencapai 46 per 1.000 kelahiran hidup pada periode 1998–2002.Rata-rata penurunan AKBA pada dekade 1990-an adalah tujuh persen per tahun, lebih tinggi dari dekade sebelumnya, yaitu empat persen per tahun.3 Pada 2000 Indonesia telah mencapai target yang ditetapkan dalam World Summit for Children (WSC), yaitu 65 per 1.000 kelahiran hidup.

  1. C. Angka kematian bayi.

Tingkat kematian bayi (infant mortality rate / IMR) adalah : jumlah kematian bayi berumur dibawah 1 tahun selama tahun tertentu per jumlah kelahiran selama tahun tertentu di kalikan konstanta (1000).

Indonesia juga telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam upaya penurunan kematian bayi dalam beberapa dekade terakhi

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: