Gambaran pengetahuan bidan terhadap asuhan persalinan normal (APN) di Puskesmas …………………………………………………….

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.    Latar Belakang

            Meskipun kehamilan dan persalinan sebagai salah satu penyebab utama kematian perempuan usia produktif, namun Negara berkembang belum menganggap masalah kesehatan ibu hamil dan bersalin sebagai masalah prioritas. Kecenderungan di dunia menunjukkan bahwa setiap menit perempuan meninggal karena komplikasi terkait dengan kehamilan dan persalinannya, dengan kata lain 1.400 perempuan meninggal setiap hari atau lebih dari 500.000 perempuan meninggal setiap tahun karena kehamilan dan persalinan (Annonymous, 2008).

            Ada dua sebab pokok yang menyebabkan masih tingginya angka kematian ibu yaitu, masih kurangnya pengetahuan mengenai sebab-sebab dan penanggulangan komplikasi-komplikasi penting dalam kehamilan, persalinan serta nifas. Kurangnya pengertian dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi serta belum meratanya pelayanan kebidanan yang baik bagi semua wanita hamil (Hanifa, 2005).

            Fokus asuhan persalinan normal adalah persalinan bersih dan aman, serta mencegah terjadinya komplikasi (Huliana, 2008).

            World Health Organization (WHO) memperkirakan lebih dari 1,3 juta ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin. Di Asia selatan, wanita berkemungkinan 254.6500 meninggal akibat kehamilan atau persalinan selama  kehidupannya. Lebih  dari 50 % kematian di Negara  berkembang sebenarnya dapat  dicegah dengan  teknologi yang ada serta biaya relatif rendah (Hanifa, 2005).

            Angka Kematian Ibu di Indonesia relatif tinggi di bandingkan dengan Negara lain di ASEAN yaitu sebesar 375 per 100.000 kelahiran hidup (Depkes RI, 2010). Menurut Depkes RI, 2010, angka kematian ibu di Indonesia sekitar 3 sampai 6 kali lebih besar dari Negara-negara lain di ASEAN dan 50 kali lebih besar dari angka kematian di Negara lebih maju. Diharapkan pada tahun 2011 , AKI menurun menjadi 150/100.000 kelahiran hidup  dan  AKB  menjadi  15/  1000  kelahiran  hidup, (Dirjen Binmas Depkes 2010).

            Untuk Propinsi Aceh tahun 2009, angka kematian Ibu berjumlah 136 orang, dimana berdasarkan penyebab kematian karena perdarahan masih cukup tinggi yaitu 46 orang (33,8%), kemudian hipertensi dalam kehamilan ada 27 orang (19,8%) dan infeksi 9 orang (6,6%). Abortus dan partus lama masing-masing 2 orang (1,4%). Penyebab lain termasuk karena penyakit sistemik dan riwayat peralinan sebelumnya ada 50 orang ( 36,7%) (Profil Dinkes Aceh, 2010)………………continue……………………….ikuti link ini ok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: